Hiasan Dindingku

Hujan kehidupan

Photobucket

Demi Masa

Pengunjung

My Blog List

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 30 Oktober 2014

Rindu

Mengulang-ngulang rima tentangmu adalah hal yang kusuka selayaknya anak kecil yang mendamba sebatang cokelat atau sebungkus es krim dengan semua cita rasa manisnya. Aku riuh dalam kelu penuh rindu akan sapaan lembut atau belaian halus yang tak pernah sampai kulit. Semua hal tentangmu adalah selalu membahagiakan bukan hanya sebatas gembira tapi aku sangat gembira. Setiap malam dalam balutan hujan dan mendung aku selalu jatuh suka dengan setiap aroma wangi kasihmu. Kau tak pernah tau betapa kau selalu menjadi pemeran utama dalam setiap tulisanku. Menulis tentangmu seperti menghadirkan sosokmu dalam bentuk lain, menumpahkan segala asa yang penuh tersimpan di dada atau setidaknya memaksa khayal dalam kepala mengeluarkan semua imaji tentangmu. Melodi cinta kita selaksa bintang kejora yang menjadi utama dalam lagu anak-anak. Kau adalah bukti nyata sebuah asa tentang ketulusan. Aku jatuh cinta!

Read more...
separador

Teruntuk sang pemilik senyum melankolis

Teruntuk kau sang pemilik senyum melankolis,
Aku tahu ada banyak kesakitan dalam tiap nafas hidup seorang kamu. Berjalan dalam ketidakdamian akan sebuah cinta dari masih belum bisa berjalan. Kau selalu meraba sebuah bola bahagia tentang senyum tulus atau sekedar sapaan halus juga sebuah pelukan manis yang menenangkan. Aku tahu!
Setiap hari bertetesan darah dalam hati juga rintih tentang asa yang tak pernah mereka dengar. Berpeganganlah padaku sayang, aku berdiri tegak untukmu. Kau tahu melihat setiap tetes hujan dari mata sendumu adalah hal yang melukai. Aku seperti ingin mati duluan. Kau selalu mencari sebuah tenang lewat bahagia dunia yang menipu, oh bukan tapi kau yang sedang menipu dirimu sendiri. Ingatkah kau tentang sebuah percakapan kecil janji berjalan lurus tanpa menengok lagi ke belakang? Kau berujar bahwa seisi dunia melihatmu sebagai makhluk mengerikan, tak berupa manusia. Aku pikir aku tak pernah bisa mencapai titik dimana menjadi sebuah asa untuk kau gapai atau layaknya seorang peri yang membawa tongkat berpalakan bintang berbinar yang berkata “abrakadabra”. Nyatanya memang aku hanyalah manusia sekecil ini yang menyimpan rasa berbentuk cinta yang kusuguhkan tulus untukmu. Kau bagaikan pangeran tampan berkuda putih berhati malaikat bagiku, tak sadarkah kau? Atau kah aku yang terlalu munafik untuk berkata-kata? Ah kau tahu kan bibirku selalu kelu saat kita bertemu. Layaknya aku mencintai hujan dengan segala keromantisan yang ia bawa, begitupun aku mencintaimu. Bahkan jika aku mencintai hujan setiap ia turun aku lebih mencintaimu daripada itu. Kau tau sayang, hujan adalah tempatku bercerita tentang malam-malam sepi tanpamu. Atau sekedar penyejuk hati yang mulai gersang tanpa pernah melihatmu. Kau nyata tapi tak berbayang. Kau ada tapi tak tergapai. Entah sampai kapan aku dan kamu slaing mencintai dalam diam. Menggenggam tanganmu sungguh aku ingin. Berjalan menyisiri pinggir pantai berdua aku ingin menunjukkan padamu hal terindah setelah hujan di dunia ini. Senja. Sayang, senja bnyak berceloteh tentang arti sebuah hidup. Sebuah harapan tentang masa depan. Dia bahkan tak selalu muncul setiap hari. Hidupya pun hanya beberapa menit saja. Tapi taukah kau sayang, dia tak pernah lelah untuk terus berbinar memancarkan cahaya jingganya di langit dunia. Karena ia tahu bahwa Tuhan akan selalu memberikan harapan untuk esok kembali bersinar. Tenggelam bukan berarti hilang kan? Kau tahu itu. Aku tahu dunia ini begitu mengerikan. Tapi sekali lagi ingin kuwarkan padamu sebuah harapan. Maukah kau berjalan berdua denganku menyongsong hidup serupa syurga dalam bautan cinta padaNya? Aku menantimu.

30 October 2014.

Read more...
separador

Selasa, 28 Oktober 2014

Sebuah Cerita Kita

Sebuah kisah berceritera tentang aku dan kamu yang berulang kali menjadi kita atau yang pada akhirnya menjadi kita.  Aku lupa jelasnya, tapi yang aku tahu sekarang aku dan kamu menjadi kita. Tentang kamu akan selalu jadi hal yang paling tidak bisa aku mengerti dalam kepalaku, tapi selalu aku yakini dalam hati. Seperti yang pernah aku bilang kamu hampir tidak pernah berkata-kata manis nan romantis atau sekedar bicara soal rasa yang bernama cinta. Tapi hatiku merasai dengan pasti itu cinta.
Kisahku dan kamu bermula dari masih putih abu-abu tak terucap atas nama cinta namun terus berbunga dan berbunga. Mereka bilang kita tak pernah bercanda atau saling raba. Atau sekedar berjalan berdua. Menikmati setiap jengkal rasa dalam asa berupa diam.  Selalu begitu. Imaji tentangmu menjadi hobi di tiap khayal tentang sebuah perjumpaan yang selalu hanya jadi sebuah niskala. Tapi aku jatuh suka!
Meskipun kita tidak lagi memandang gugusan awan yang sama, terpisah ribuan kilometer dan milyaran molekul samudera. Aku tetap jatuh suka!
Tak perlu ada yang aku takutkan, kehilanganmu jauh dari pikiran. Karena jika satu hari kamu tidak muncul, kamu tidak pernah pergi terlalu jauh. Semakin kamu tidak ada, semakin aku yakin kamu tidak pergi kemana-mana.
Jika kamu hadir setiap waktu, aku malah takut kamu akan pergi suatu hari dan tidak akan kembali lagi.
Kita menikmati apa adanya kita tanpa menuntut terlalu banyak, tanpa menyembunyikan apa-apa tentang hal-hal yang tak kita ceritakan pada semua orang. Tanpa sadar kita membangun dunia sendiri di bawah permukaan dunia yang kita sama-sama kenal. Hanya berdua saja.

Read more...
separador

Rabu, 16 Juli 2014

Bunga yang layu

Hri ini kembali mndengar duka..  Seorang teman bercerita tentang sesuatu yang tak terbayangkan.. Perihnya.. Tak tahan menahan tangis..  Hati yg mulai ikhlas kembali ingin marah. Kenapa begitu banyak laki-laki yang melukai begitu dalam..  Kasihan bunga, layu,, madu hilang dicuri sang lebah yg mencari madu lain yang lebih manis.. YaAllah semoga ada kebahagiaan setelah luka yang begitu perih..  Semoga sang lebah terampuni..  *menangis ngilu*

Read more...
separador

Selasa, 04 Maret 2014

Sajak kalbuku

sajak kalbu tentangNya akan selalu jadi menu utama dalam tiap detik penuh pengharapan akan ampunanNya

Ampuni aku ya Rabb..

Read more...
separador

Hujanku

Hujanku.. Tebayang nyata aroma sejukmu yang selalu menenangkan kalbu.. Aku suka kamu..

Hujanku.. Aku selalu suka nada indah melodi cinta yang selalu kau selipkan dalam tiap butir airmu..

Read more...
separador

Selasa, 25 Februari 2014

Tentangmu

Akan selalu banyak kata indah yang terurai jika itu tentangmu
Akan selalu banyak nada indah yang terdengar jika itu tentangmu
Akan selalu banyak lukisan indah yg terlukis jika itu tentangmu..

Rona merah yang sekarang tak mampu lagi kusembunyikan darimu
Langkah gemetar yang sekarang juga tak mampu lagi kusembunyikan darimu
Juga tatapan malu yang sekarang tak mampu lagi kusembunyikan darimu

Aku jatuh cinta sekali lagi untuk setiap perhatian kecil yang kau selipkan dalam pembicaraan sederhana kita.
Aku jatuh cinta sekali lagi untuk setiap pertemuan tak terencana yang terjadi di sepanjang hari kita.
Aku jatuh cinta sekali lagi untuk setiap kali mata kita bertemu dalam tatapan yang tak pernah ku niatkan.

Aku jatuh cinta sekali lagi (padamu)

*missRainy*

Read more...
separador

Search

Followers

ENTRI POPULER