Aku sekarat!
Kali ini aku benar-benar sekarat Tuhan. Kumohon buang hilangkan rasa ini dalam hatiku. Begitu besar sampai begitu sesak terasa. Aku tak sanggup bila harus pergi menghilang. Tapi aku juga tak sanggup bahkan untuk melihat matanya. Aku harus bagaimana Tuhan?
Minggu, 07 Desember 2014
Aku Sekarat Tuhan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar