Maka aku akan serupa hujan di bulan desember.
Datang di penghujung waktu.
Menyambut dengan syahdu.
Sekarang biarkan semua berlalu.
Hilang. Mengabu.
Aku tahu kamu tahu bahwa cinta kita tak laku.
Biarkan saja berlalu.
Jika rindu datang maka lihatlah langit.
Telah ku titip doa-doa ku untukmu pada pemilik jagad raya.
Bukan tak ingin menjadi pelangi yang setia menunggu hujan reda.
Tapi aku masih ingin berlama-lama dengan hujan.
Jadi biarkan aku.
Marahlah. Bencilah.
Hatiku lebih tahu bahwa cintaku tak tertakar untukmu.
Minggu, 07 Desember 2014
Desember
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar